Mengatur Ruang Pamer Sekolah

Pertanyaan:
Yth Redaksi Majalah Rumahku
Sudah lama saya ingin menyampaikan pertanyaan ini kepada Majalah Rumahku. Berkaitan dengan tugas saya sebagai seorang guru di sebuah sekolah SMU di Manado, kami merencanakan membuat sebuah ruang pamer untuk memajang karya-karya murid-murid di sekolah kami agar dapat dipelajari oleh semua murid. Saya ditunjuk untuk merencanakan ruang tersebut, namun demikian saya mengalami kesulitan untuk menentukkan hal-hal apa saja yang harus dikerjakan untuk mewujudkan gagasan ruang tersebut. Atas nama sekolah, kami mohon bantuan agar Bapak Pandu dapat memberikan masukan terkait dengan rencana yang kami pikirkan.

Terimakasih. Mayora- Manado

Jawaban:
Yth. Sdr. Mayora di Manado
Terimakasih atas pertanyaan Bapak kepada rubrik konsultasi MAJALAH RUMAHKU. Gagasan guru-guru di sekolah ini sungguh menginspirasi banyak orang. Sudah semestinya memang ada ruang-ruang khusus yang digunakan untuk memberikan gambaran, atau memamerkan karya-karya murid-murid sehingga merangsang kreatifitas. Dalam hal ini ada beberapa hal yang dapat dijadikan acuan dalam merancang sebuah ruang pajang/ ruang pamer di sekolah:

1. Tentukan terlebih dahulu benda-benda yang akan dipamerkan. Sebaiknya semua benda yang akan dipamerkan di data secara rinci sehingga ketersediaan benda koleksi akan lebih pasti. Kelompokkan benda-benda yang akan dipamerkan sesuai dengan ukuran benda dan sifat material benda pamer tersebut, karena hal ini akan menentukkan
wadah/ vitrin yang digunakan, termasuk di dalamnya akan mempengaruhi perlakuan yang khusus dari setiap benda
yang dipamerkan.
2. Saya menyarankan sekolah ini agar membuat tampilan informasi materi dalam tiga bentuk yaitu, materi benda pamer yang menempel di dinding, materi yang diletakkan diletakkan di atas vitrin, dan materi yang diletakkan di dalam vitrin. ( lihat dalam gambar ilustrasi). Hal ini aka memberikan nuansa yang tidak menjenuhkkan. Sebaiknya beberapa benda dapat dicoba sebagai pengalaman nyata bagi para murid.
3. Material lantai menggunakan material yang tidak licin dan harus memberikan nuansa yang beragam agar tidak membosankan murid-murid, gunakan penerangan lampu TL dengan cahaya putih terang sehingga membantu penglihatan pada saat mengamati materi. Demikian pula sertakan lampu spot untuk memberikan efek eksotis pada benda-benda tertentu.
4. Dinding harus disesuaikan dengan nuansa materi pamer, karena dinding di sini berfungsi juga sebagai background yang memberi kekuatan terhadap benda yang ditampilkan. Demikian masukan dan usulan yang dapat saya sampaikan, semoga berkenan dan memberikan gagasan yang baik bagi kemajuan sekolah yang Saudara pimpin.
Salam Redaksi Majalah Rumahku