• Informasi
    Property
  • Ulasan
    Interior
  • Seputar
    Furniture

Berharap Kebijakan Menyeluruh

Pemerintah kembali menurunkan PPH final untuk pengembang RSH dan Rusunami dari 5 persen menjadi 1 persen. Penurunan ini dinilai dapat memicu kembali proyek-proyek perumahan bersubsidi yang sempat berhenti.

Pengembang kelas menengah di Indonesia saat ini tengah bernafas lega. Pasalnya,  pemerintah telah menetapkan penurunan PPh final dari 5 persen menjadi hanya 1 persen. Pengembang dan pengusaha di sector property sebetulnya sudah mengusulkan aturan PPh final atas rumah susun sederhana milik (rusunami) dan RSh sejak tahun 2007 lalu. Pengembang semula berharap aturan itu sudah ditetapkan mulai awal tahun 2008. namun pemerintah empunyai pandangan lain.
Hingga saat ini, penetapan Pajak Penghasilan final bagi pengembang Rusunami dan RSH menjadi 1 persen diharapkan dapat merangsang kembali proyek-proyek perumahan bersubsidi yang selama ini sempat tersendat .
Ketua Real Estate Indonesia (DPP REI) Teguh Satria mengatakan, hanya RSH dan rusunami yang diturunkan PPh nya “Diluar itu, peraturan tetap berlaku semula. Artinya  proyek diluar Rusunami dan RSH tetap dikenakan PPh 5 persen dari harga jual.   Dirjend Pajak sudah sepakat, angkanya sudah final, tapi penerapannya masih menunggu peraturan pemerintah.
Langkah ini menurut Teguh diambil guna meminimalisir berbagai tindak kolusi yang sering dialami oleh rekan-rekan pengembang. Jika PPh harga jual di tetapkan sebesar 1 persen, sedikitnya
Rp 5 triliun akan diraup negara. REI mengharapkan PP PPh properti yang baru terbit Maret 2009. Saat ini PPh property masih berlaku sebesar 30 persen dari total laba bersih perusahaan.
Masih menurut Teguh, PPh berdasarkan harga penjualan lebih efektif ketimbang berdasarkan laba bersih. Jika berdasarkan laba bersih, menurut dia, maka pengusaha dan petugas pajak memiliki kesempatan berkolusi mengurangi nilai pajak. REI tetap meminta pemerintah menaikkan harga jual rusunami dari maksimal Rp 144 juta per unit menjadi maksimal Rp 180 juta per unit. Alasannya, biaya produksi meningkat.
Kepala Subdirektorat Peraturan Pajak Penghasilan (PPh), Pemotongan, Pemungutan dan PPh Orang Pribadi Direktorat Jenderal Pajak, Dasto Ledyanto, sistem baru perhitungan pajak itu telah dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2008 tertanggal 4November 2008.
“Ketentuan PPh final berlaku mulai 1 Januari 2009. Aturan itu diharapkan mampu menggairahkan pembangunan perumahan rakyat dan mendorong masyarakat berpenghasilan rendah untuk dapat memiliki rumah,” katanya.
Bila menilik peraturan yang ada, berdasarkan dari PP PP No 71/2008 merupakan perubahan ketiga atas PP No 48/1994 tentang Pembayaran Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan. Nah berdasarkan PP tersebut, maka nilai PPh atas pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan ditetapkan sebesar 5 persen dari jumlah bruto nilai pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan.
Sementara itu, Deputi Perumahan Formal Kementerian Negara Perumahan Rakyat Zulfi Syarif Koto mengemukakan, penetapan PPh final diharapkan dapat mempercepat penyerapan rumah sederhana sehat (RSh) karena penjualan produk rusuna dan RSh hanya dipotong pajak 1 persen.
Sekurangnya, penetapan PPh final itu meringankan pengembang dalam membangun rusuna dan RSh di tengah ketatnya likuiditas dan krisis ekonomi global. Pengembang tidak perlu dipusingkan lagi oleh pemeriksaan pajak. Pemerintah juga diuntungkan karena ada kepastian untuk pemasukan pajak.
Hal senada dikemukakan Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia Fuad Zakaria. Penurunan PPh itu sebagaipencerahan yang dapat meringankan beban pengembang di tengah berbagai kendala pembangunan rumah bersubsidi di Indonesia.
Namun menurut Fuad, masih banyak kendala ang dihadapi pengembang rumah bersubsidi. Kendala itu, antara lain, adalah tingginya biaya produksi, meliputi bahan bangunan, listrik, maupun proses perizinan yang berbelit. “Jadi kalau bias jangan Cuma menurunkan PPh sebesar 1 persen saja, tapi kendala lain juga bias di atasi,”katanya.
Menunggu Tuntutan Pasar
Menteri Negara Perumahan Rakyat Yusuf Asy’ary mengatakan, pemerintah akan membentuk tim antardepartemen dan pemangku kepentingan guna mengkaji usulan pengembang untuk segera menaikkan harga jual rusunami. Padahal, dari pantauan dilapangan, sudah banyak pengembang yang tidak mengikuti aturan harga jual yang ditetapkan pemerintah sejak awal.
Contohnya yang terjadi di Rusunami. Dengan mengambil tema hunian bersubsidi pemerintah, tak semua unit yang dipasarkan mematuhi jalur tersebut. Namun ada pula yang menapak dijalur yang di tetapkan pemerintah. Contohnya Rusun City Park di cengkareng. Menurut penuturan Direktur Utama PT Reka Rumanda Agung Abadi, pengebang Rusun City Park, pihaknya tetap mematuhi aturan dari pemerintah. “Mengenai harga jual kami tetap pada aturan yang berlaku dari pemerintah. Meski di lain lokasi sudah menerapkan harga baru karena imbas dari kenaikan BBM lalu, itu sah-sah saja tapi kami tidak. Bahkan seluruh unit disini menggunakan harga lama,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan Teguh Satria. Ia menilai sebagian pengembang masih berkomitmen menawarkan harga jual rusunami Rp 144 juta per unit. “Tidak semua pengembang mengusulkan kenaikan harga rusunami. Pemerintah harus mempertimbangkan semua kepentingan, baik kepentingan rakyat yang membutuhkan rumah maupun pengembang,” katanya. Pemerintah akan menurunkan Pajak penghasilan (PPH) untuk pengembangan properti. Dengan asumsi harga jual properti akan lebih murah.
Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Darmin Nasution PPH pengembangan properti paling besar untuk rumah biasa dikenakan sebesar 5 persen, dan untuk Rumah Sederhana Sehat (RSH) akan dikenakan PPH 1 persen. PPH ini akan dihitung berdasarkan omset dan akan dibebankan kepada developer.
PPH Pengembangan Properti ini untuk memudahkan karena selama ini biaya untuk membangun rumah, pengembangunan rumah, dan pembangunan gedung selalu menuai perdebatan mengenai fakturnya dan sebagainya. “Sehingga tinggal omsetnya diketahui berapa dan akan ditetapkan PPH nya berapa,” kata Darmin.
PPH ini, menurut Darmin, nilainya lebih kecil dibanding mekanisme sebelumnya. “Kalau dulu penerimaan di kali 30 persen, jadi sistem ini lebih murah,” ujarnya.
Darmin menyakini, penerapan PPH ini tidak akan mengurangi penerimaan pajak bahkan akan lebih baik. Penerimaan pajak dari PPH pengembangan properti tergantung dari tingkat penyerapan pasar dan kondisi jasa konstruksi.
Ia membandingkan industri properti tahun lalu terbilang bagus. Meskipun mengalami penurunan, tahun 2008 ini juga masih dalam taraf mengesankan. Untuk proyeksi tahun 2009 mendatang, Darmin mengatakan pihaknya telah meminta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memeriksa jasa konstruksi. “Mereka sedang jalan. Itu sekaligus mengecek kebenaran,” ujar Darmin.
Mungkin pengembang perumahan bersubsidi masih terkendala dari jasa konstruksinya. Perusahaan jasa konstruksi tetap bertahan dari nilai eskalasi yang tidak bisa di turunkan kembali, mengingat kenaikan semua biaya pembangunan. Sekali lagi pengembang mengunggu tindak lanjut dari pemerintah dalam hal ini Kemenpera untuk dapat menetapkan juga biaya pembangunan yang melangit.
Jadi, apapun dilakukan pemerintah untuk membuat bisnis properti tanah air tetap bergairah. Salah satu contohnya dengan menurunkan PPh tadi. Memang pengembang berharap dengan penurunan PPh itu akan menggairahkan kembali bisnis mereka meski masih terseok-seok. Hanya saja, pengembang juga harus memilah mana yang menjadi prioritas saat menjalankan bisnis. Sehingga pembangunan proyek rumah bersubsidi sudah tidak ada alasan lagi bagi pengebang untuk menunda pembangunan proyeknya. Tinggal bagaimana pintar-pintarnya konsumen untuk memilih dan menentukan pilihan.

Add comment


Security code
Refresh

primi sui motori con e-max.it

Artikel Terpopuler

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

8 teknik cat DEKORATIF DINDING

21-07-2012 Hits:10805 FOKUS

8 teknik cat DEKORATIF DINDING

Tidak selalu harus mengganti seluruh perabot, melainkan hanya mengganti cat dinding untuk merubah keseluruhan suasana ruang di dalam rumah Anda.

Read more

POSISI CLOSET Menurut Kacamata Feng Shui

30-07-2011 Hits:8852 Konsultasi Feng Shui

POSISI CLOSET Menurut Kacamata Feng Shui

Banyak opini yang berkembang mengenai bagaimana posisi closet yang tepat. Mulai dari posisi dan arah closet yang harus diatur sedemikian rupa, closet yang tidak boleh menghadap jalan. Jika itu semua...

Read more

Keramik Mosaic Kaya Desain & Motif

13-09-2011 Hits:7002 MATERIAL

Keramik Mosaic Kaya Desain & Motif

  Seiring kemajuan teknologi, keramik mosaic terus berevolusi menciptakan desain dan motif baru. Desainnya berkembang mengikuti tren, sekaligus memenuhi tuntutan detil arsitektur dan gaya yang berkembang di masyarakat. 

Read more

Kenali Aturan dalam MEMBANGUN RUMAH

22-02-2012 Hits:6096 Arsitektur

Kenali Aturan dalam MEMBANGUN RUMAH

Saat merancang bangunan rumah, tak hanya keindahan dan fungsi saja yang harus diperhatikan, namun juga aturan yang melingkupinya. Berbagai peraturan dan ketentuan dihadirkan untuk keamanan dan kenyamanan bangunan rumah....

Read more

SURAT GIRIK

11-01-2012 Hits:4976 Konsultasi Interior

SURAT GIRIK

Pertanyaan:Apakah surat girik dapat dianggap sebagai alat bukti hak atas tanah? Saya berencana membeli sebidang tanah girik, apakah ada tips-tips khusus? Terima kasih

Read more

Mangatur Ruang Jemuran Indoor

21-09-2011 Hits:4651 Konsultasi Interior

Mangatur Ruang Jemuran Indoor

Pertanyaan:Yth Redaksi Majalah Rumahku, Saya memiliki rumah dengan type 6X6, dengan luas tanah 6X10 meter. Rumah tersebut sudah tidak lagi memiliki halaman belakang yang cukup luas untuk menjemur pakaian. Saya...

Read more

DESAIN RAK BUKU

22-02-2012 Hits:4570 Pojok Desain

DESAIN RAK BUKU

Rak buku yang biasanya memiliki ukuran yang besar dan terkesan ‘bulky’ kini bisa didesain menjadi sebuah elemen estetika dalam penataan interior. Bentuknya tidak lagi harus masif dan teratur. Bahkan...

Read more

SIASATI ARAH HADAP RUMAH

23-09-2011 Hits:4523 Arsitektur

SIASATI ARAH HADAP RUMAH

Posisi arah hadap rumah, ikut menentukan kenyamanan tinggal penghuninya. Bagaimana menyiasatinya?

Read more

Kamar Mandi di Bawah Tangga

09-01-2012 Hits:4233 Konsultasi Interior

Kamar Mandi di Bawah Tangga

Agar efisien dan optimal, ruang dibawah tangga bisa dimanfaatkan untuk beberapa keperluan. Beberapa orang, memilih menempatkan toilet di bawah tangga, dengan alasan efisiensi.

Read more

Keluargakokoh, Jendela Informasi Keluarg…

12-05-2016 Hits:4229 ACARA / EVENT

Keluargakokoh, Jendela Informasi Keluarga Indonesia

PT Semen Indonesia meluncurkan website www.keluargakokoh.com, Kamis, (11/05). Acara yang bertempat di ruang Pola, Gedung Pusat Penelitian Semen,

Read more

Rice Cooker pilih yang aman & bertek…

23-07-2011 Hits:4177 Home Appliance

Rice Cooker pilih yang aman & berteknologi

Bersyukurlah selepas rice cooker diciptakan menanak nasi menjadi semakin mudah, tabung besi ini memang telah menjadi idola para ibu rumah tangga. Hanya dengan mencuci bersih beras kemudian menakar air, tunggu...

Read more

gaya tatami kamar anak

12-03-2012 Hits:4099 Home Sweet Home

gaya tatami kamar anak

Desain kamar anak makin beragam. Tujuannya, agar anak merasa nyaman dan betah di kamar. Bentuk ranjang yang didesign seperti tatami membuat kamar anak ini terkesan lain daripada yang lain.

Read more

Desain Rumah MASA KINI

03-04-2012 Hits:4014 Arsitektur

Desain Rumah MASA KINI

Desain rumah masa kini tidak harus terpaku pada tren atau gaya tertentu. Kebiasaan dan gaya hidup pemilik serta kepedulian terhadap lingkungan, berpengaruh kuat pada desain sebuah hunian.

Read more

secondary skin agar rumah tak terasa pan…

08-10-2011 Hits:3983 Arsitektur

secondary skin agar rumah tak terasa panas

        Tak hanya berfungsi meredam sengatan panas matahari, secondary skin bisa diolah untuk memperindah wajah rumah.

Read more

Alternatif Material Dinding

13-08-2010 Hits:3894 MATERIAL

Alternatif Material Dinding

Pilihan material dinding, seperti bata merah dan bata putih kini semakin beragam. Namun, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.Bagi orang awam, pilihan memakai bata merah sebagai material dinding tentu sudah lazim....

Read more

Online User

Kami memiliki 63 guests dan tidak ada anggota yang online

About Us

Hunian dan lingkungan merupakan topik hangat yang selalu dibicarakan. MAJALAH RUMAHKU hadir untuk mewadahi baik aspirasi para pembaca maupun pemasang, produsen di bidang arsitektur dan interior.
Website : www.rumahku-online.com
Email : rumahku@mediantara.com
Facebook : htt p://facebook.com/majalah.rumahku

Newsletter

Lokasi Kami

Copyright (c) rumahku.rumahku-online.com 2017. All rights reserved.
Web Development by harmonydesain.com