Sumitomo Luncurkan Hydraulic Excavator Terbaru

Pembangunan infrastruktur Indonesia yang dilakukan dengan gencar di berbagai sektor, mendorong produsen alat berat Sumitomo Heavy Industries Ltd untuk ikut ambil bagian. Untuk mendukung pengembangan infrastruktur Indonesia, dalam “Pameran dan Konferensi Pemulihan Pertambangan dan Mineral Internasional ke-19” yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (13/9/2017), Sumitomo meluncurkan ‘Dash 6’ hydraulic excavator generasi terbarunya dan asphalt paver ‘Dash 6’.

 

Corporate Officer ASEAN Division of SUMITOMO (S.H.I.) CONSTRUCTION MACHINERY CO., LTD. sekaligus President Director of PT. SUMITOMO S.H.I. CONSTRUCTION MACHINERY INDONESIA, Shoji Uchida mengatakan, jajaran ekskavator terbaru seri Dash 6 tersebut memiliki keunggulan pada kualitas, kelincahan dan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Seri Dash 6 terdiri dari beberapa model, yang mengakomodasi kebutuhan berbagai tugas berat seperti 13 ton, 20 ton dan 35 ton. Seri produk itu sendiri dapat menghadapi berbagai jenis medan dan aktivitas berat, termasuk kebutuhan konstruksi, kehutanan, pertanian dan pertambangan.
Berdasarkan kebutuhan dan masukan dari pelanggan Indonesia, Seri Dash 6 hadir khusus untuk pasar Indonesia, yang membawa peningkatan kualitas, kelincahan, daya tahan, keamanan dan produktivitas yang lebih baik, canggih dan tentunya efisien dalam konsumsi bahan bakar.

Produk SUMITOMO diproduksi di pabrik lokal seluas 11 hektar di Karawang, Indonesia, namun dirancang dengan kualitas dan kualifikasi dari pengalaman dan teknologi terkemuka Jepang. Pendirian pabrik di Indonesia dengan mempertimbangkan posisi dan nilai strategisnya, untuk memenuhi permintaan yang tinggi di kawasan Asia Tenggara.

Di Indonesia, SUMITOMO hadir melalui kemitraan dengan Oscar Mas sebagai distributor utama, dan sudah berjalan memasuki tahun ke-tiga. Oscar Mas mengakomodasi SUMITOMO untuk memastikan distribusi penjualan di seluruh Indonesia serta layanan purna jual bagi para pelanggan dan akses terhadapjaminan suku cadang berkualitas.