Resmi Dibuka, Pameran B2B IBTE, IGHE, dan IEAE Indonesia 2024 Tampilkan Ribuan Produk Unggulan
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Rabu, 07 Agustus 2024 17:04
- Ditayangkan: Rabu, 07 Agustus 2024 16:56
- Ditulis oleh adminrumahku
- Dilihat: 663
- 07 Agu
Pameran dagang B2B profesional terbesar di Asia Tenggara, Indonesia International Baby Products (IBTE), Indonesia International Gifts and Housewares Expo (IGHE), dan Indonesia International Electronics and Smart Appliances Expo (IEAE) Indonesia 2024 resmi dibuka hari ini, Rabu, 7 Agustus 2024.

Berbagai produk inovatif seperti perlengkapan ibu menyusui, perlengkapan bayi, mainan anak, perangkat pintar & elektronik serta kebutuhan rumah tangga. Pameran ini akan berlangsung selama 3 hari sejak hari Rabu hingga Jumat, 7- 9 Agustus 2024 di Jiexpo - Kemayoran, menjanjikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para peserta dan buyers.
IBTE | IGHE | IEAE 2024 dirancang untuk menampilkan berbagai produk yang mencerminkan tren terkini dan inovasi terbaru, menjawab kebutuhan dan tuntutan era modern yang meningkat. Sebagai pameran B2B berkelas dunia, acara ini telah memantapkan posisinya sebagai yang terbesar dan paling profesional di Asia Tenggara.

Area pameran mencakup hampir 40.000-meter persegi (skala pameran meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu). Tahun 2024 ini lebih dari 1000 peserta pameran berpartisipasi dan menampilkan lebih dari 110.000 produk – produk unggulan mereka dari berbagai negara termasuk Hongkong, India, Thailand, Malaysia, Korea dan Tiongkok.
Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang terus berkembang, daya beli masyarakat Indonesia pun meningkat dari permintaan mainan, baik tradisional maupun modern. Indonesia memiliki populasi muda yang besar, yang merupakan pasar utama untuk produk mainan. Keuntungan demografis ini menawarkan peluang yang luar biasa bagi produsen dan distributor mainan." sambutan bapak Sutjiadi Lukas, Chairman of Indonesian Toys Association

Sebagai Asosiasi Mainan Indonesia, kami memainkan peran penting dalam mendukung dan memandu industri kami melalui perubahan yang dinamis ini. Kami berkomitmen untuk mendorong inovasi, memastikan keamanan produk, dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. Pameran ini merupakan bukti dari dedikasi kami, menyediakan platform bagi para pemangku kepentingan industri untuk memamerkan produk terbaru mereka, bertukar ide, dan menjalin kemitraan yang berharga.

Banyak peserta pameran merek yang berpartisipasi seperti Toys Kingdom, Kanmo Group, TOP TOY, (Ningbo Welldon Infant and Child Safety Technology Co., Ltd), (Jason Anime Development Limited), (BEAR), ( REMAX), (Zhongshan Olayks Electric Appliance Co., Ltd.), (Shenzhen Hainoteko Smart Co., Ltd.), (Liven Technology Jiaxing Co., Ltd.), Pt. Bolde Makmur Indonesia, (Dongguan Qingzhisen Presents Company Limited) , (RL Industry Co., Ltd), dll.
Event ini juga dirangkaikan dengan Program Business Matchmaking. Platform online Business Matchmaking memungkinkan peserta mengatur pertemuan dengan mitra bisnis potensial, memungkinkan mereka berinteraksi secara langsung, sebelum dan sesudah acara sekaligus membuka peluang baru.
Selain itu ada Seminar dan Workshop untuk Edukasi mendalam tentang lisensi halal, legalitas produk, tren industri, dan strategi marketing untuk mendukung pertumbuhan bisnis.
Selanjutnya ada Champion of The Digital Arena. Dalam rangka meningkatkan daya tarik pameran, akan diadakan kompetisi Mobile e-Sport, dan juga menghadirkan Meet & Greet dengan Brand Ambassador dari tim e-sport profesional di Indonesia.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari pameran B2B terbesar di Asia Tenggara. juga terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta pameran, penyelenggara, dan peserta atas dukungan dan antusiasme yang tinggi. Bersama-sama, kita dapat mendorong industri mainan Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi dan mencapai kesuksesan yang lebih besar di panggung global.
Terima kasih, dan semoga Anda semua mendapatkan pengalaman yang bermanfaat dan menginspirasi di International Baby Products & Toys Expo Indonesia 2024." tutup Sutjiadi.



















