Signify Hadirkan Philips UltraEfficient LED untuk Capai Target Pengurangan Emisi Karbon
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Jumat, 20 September 2024 10:19
- Ditayangkan: Jumat, 20 September 2024 10:19
- Ditulis oleh adminrumahku
- Dilihat: 449
- 20 Sep
Signify (Euronext: LIGHT), menghadirkan produk penerangan Philips UltraEfficient LED yang meningkatkan standar efisiensi energi di industri pencahayaan.
Produk penerangan ini mengusung teknologi yang mampu menghemat energi hingga 50 persen lebih tinggi dibandingkan dengan LED pada umumnya, serta dirancang untuk mengurangi emisi CO2 sambil tetap mempertahankan kualitas cahaya.
Memiliki masa pakai hingga 100.000 jam, luminer ini 1,5 hingga 3 kali lebih tahan lama dari alternatif LED standar, yang secara signifikan mengurangi limbah dan biaya operasional. Teknologi UltraEfficient LED ini menggunakan LED chip dan driver yang dikembangkan sendiri oleh Signify, dengan efikasi hingga 210 lumens per watt.
UltraEfficient LED menawarkan beragam produk. Untuk area publik tersedia yaitu ReadFlair Pro UltraEfficient yang diletakkan di pinggir jalan dan Tango Pro UltraEffiecient yang dapat digunakan semisal di lapangan.
Untuk ritel dan perhotelan tersedia produk GreenSpace G6 UltraEfficient, FlexCove Pro UltraEfficient, dan LuxSpace Pro UltraEfficient. Kemudian untuk area industri dan perkantoran ditawarkan produk PowerBalance G4 UltraEfficient, GreenPerform Panel UltraEfficient, SlimBalance G3 UltraEfficient dan GreenPerform Elite Higbay G2 UltraEfficient.
Inovasi Philips UltraEfficient LED merupakan salah satu bentuk kelanjutan inisiatif Green Switch yang diluncurkan oleh Signify tahun lalu. Inisiatif Green Switch mendorong kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan keberlanjutan dengan beralih dari pencahayaan konvensional ke pencahayaan LED dan LED terkoneksi.
Acara bertajuk “Flipping the Green Switch: Empowering UltraEfficient LED for a Sustainable Indonesia” berlangsung di Shangri-La Hotel Jakarta pada Kamis (19/9) siang, dibuka oleh Hendra Iswahyudi, Direktur Konservasi Energi Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sebagai pembicara kunci.
Hendra Iswahyudi, Direktur Konservasi EBTKE, Kementerian ESDM, menyatakan, “Kementerian ESDM menjadikan efisiensi energi sebagai salah satu pilar utama dalam menyusun regulasi terkait manajemen energi. Signify sebagai pelopor pencahayaan hemat energi sudah turut berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon terkait pencahayaan di berbagai sektor di antaranya PJU dan bangunan gedung.”
Dalam sambutannya, Sukanto Aich, Commercial Leader Professional Signify South East Asia, mengatakan, “Aksi nyata untuk mengatasi dampak perubahan iklim dibutuhkan sekarang juga. Untuk itu, Signify siap membantu pemerintah hingga pelaku industri untuk mencapai target keberlanjutan dengan memperkenalkan inovasi terbaru, Philips UltraEfficient LED, yang dapat mengonsumsi lebih sedikit energi hingga 50% dibandingkan dengan alternatif LED standar. Kami juga mendorong kolaborasi lintas sektor dalam upaya pengurangan emisi karbon melalui inisiatif Green Switch agar manfaat penghematan energi bisa dirasakan masyarakat secara luas.”
Sejalan dengan upaya pemerintah dalam melakukan efisiensi energi, Signify juga terus berinvestasi dalam mengembangkan teknologi LED. “Signify memahami bahwa salah satu sumber konsumsi listrik terbesar berasal dari pencahayaan. Maka dari itu, Signify terus berinovasi untuk mengembangkan teknologi LED yang memiliki rasio lumen per watt yang lebih optimal serta masa pakai yang lebih lama sehingga lebih efisien, seperti yang kami hadirkan melalui Philips UltraEfficient LED. ” ujar Wendi Susilo Abadi, Product Marketing Manager Signify Indonesia.



















