CORE Cipete, Hunian Berjarak 0 km Stasiun MRT Cipete
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Jumat, 03 Mei 2019 08:02
- Ditayangkan: Jumat, 03 Mei 2019 08:02
- Ditulis oleh adminrumahku
- Dilihat: 1287
- 03 Mei
Mass Rapid Transit (MRT) Fase I Lebak Bulus - Bundaran HI yang resmi beroperasi sejak 24 Maret 2019 disambut baik oleh warga Jabodetabek. Antusiasme warga terlihat jelas karena merasakan langsung betapa mudah, cepat dan nyaman moda transportasi ini.

Jakarta makin hari makin macet. Kini memiliki hunian yang memiliki kemudahan aksesibilitas jadi pertimbangan utama, demi tercapainya kenyamanan dan kualitas hidup penghuni. Hal inilah yang menjadi pertimbangan utama dari PT. Jaya Real Property, Tbk. (JRP) yang menghadirkan hunian berada di 0 (nol) km dari transportasi modern public MRT, tepatnya di stasiun Cipete.
Adalah CORE Cipete, yang dikembangkan oleh Jaya Properti Fatmawati selaku entitas anak usaha JRP, hadir sebagai one stop living yang berkonsep hybrid antara hunian, kantor, co-working space, dan sarana penunjangnya. Proyek ini mengusung tema ‘The key to unlock the balance between living and working’, yang menyasar kebutuhan Millenials yang memiliki strong entrepreneurial mindset, menyukai kemudahan, dan mencari suasana yang produktif dan kolaboratif.
Arum Prasasti, Direktur Jaya Properti Fatmawati, menuturkan terdapat tiga kunci utama dalam pembangunan CORE Cipete, yakni 3C; Connect, Collaborate, dan Conveniently. Connect. Proyek ini menawarkan kemudahan konektivitas ke berbagai pusat ekonomi dan gaya hidup kota Jakarta. Collaborate, yakni konsep hybrid living di CORE Cipete membuka peluang bagi penghuni untuk membangun koneksi dan berkolaborasi dengan pelaku bisnis di berbagai bidang. Kemudian, conveniently yakni semua fasilitas disediakan pas dengan gaya hidup millennials, dikemas dalam arsitektur hijau CORE Cipete yang dapat menciptakan suasana nyaman sekaligus energik bagi penghuni, pekerja, dan orang-orang di sekitarnya.
Proyek ini didesain menjadi kawasan TOD baru yang membawa manfaat, baik dari segi ekonomi karena efisiensi biaya transportasi, hingga segi keberlanjutan lingkungan karena pengurangan emisi karbon dari penggunaan kendaraan pribadi. “Jika biasanya untuk menempuh jarak dari Cipete Raya ke pusat kota Jakarta (Bundaran HI), bisa mencapai lebih dari 2 jam di waktu sibuk mengggunakan mobil, melalui MRT kita hanya perlu menghabiskan 21 menit saja dan tanpa stress. Ditambah, penghuni tidak perlu lagi repot berjalan apalagi berkendara menuju stasiun, karena stasiun MRT Cipete Raya benar-benar terhubung langsung melalui sky bridge ke CORE Cipete, yakni 0 meter”, papar Arum.
CORE Cipete berdiri di lahan seluas 2.600 m2 di Jalan Fatmawati Raya, Jakarta Selatan. Memiliki 17 lantai, CORE Cipete akan dibangun dengan 199 unit CORE yang terdiri atas studio, workshop, dan quarter dengan luas unit mulai dari 30 m2 hingga 90 m2. Adapun untuk status kepemilikan, CORE Cipete memiliki Hak Guna Bangunan di atas Tanah Hak Guna Bangunan Murni dengan kepemilikan bersama. Artinya, penghuni tidak perlu khawatir jika sewaktu-waktu tanah akan habis masa pakainya dari pemerintah karena tanah ini adalah sepenuhnya milik JRP.




















