Strategi IDEMU, Semua Bisa Pesan Dari Rumah

Berkaca pada situasi dimana pandemi koronavirus berada di tengah-tengah kita, telecommuting telah menjadi gaya hidup yang kita terapkan sehari-hari. Alvin Toffler, seorang futuris kenamaan dari Amerika, telah menuliskan dalam bukunya yang berjudul The Third Wave soal telecommuting.

Ancaman Covid-19 membuat kita harus mengubah pola aktivitas harian kita agar terhindar dari ancaman penularan. Kantor-kantor meminta karyawannya untuk bekerja dari rumah. Tempat-tempat umum juga membatasi jumlah pengunjungnya demi meminimalisir kerumunan. Kita akhirnya dipaksa untuk melakukan aktivitas harian kita dari dalam rumah.

IDEMU by VIVERE menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran virus corona, termasuk menyesuaikan prosedur operasi standar bagi para pekerja lapangan yang berhubungan langsung dengan pelanggannya.

William Simiadi selaku Managing Director dari VIVERE Group menyatakan bahwa penyesuaian ini sesuai dengan komitmen perusahaan untuk dapat memberikan layanan yang prima dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kesehatan.

William menyebutkan semenjak imbauan untuk physical distancing diserukan pemerintah, kegiatan operasional di showroom IDEMU ditiadakan hingga situasi menjadi lebih kondusif. Hal ini tidak berarti bahwa layanan IDEMU terhenti karena layanan IDEMU masih bisa diakses lewat bantuan teknologi.

“Layanan sales, diskusi dengan desainer dan live design dapat dilakukan dengan online meeting atau video call. Istilah nya di IDEMU semua bisa di pesan dari rumah” ujar William. William berharap, penyesuaian ini dapat mendukung upaya pemerintah dalam menekan penyebaran covid-19.

Selain melakukan penyesuaian terkait operasional showroom, penyesuaian juga dilakukan untuk karyawan di lapangan yang melakukan instalasi furnitur di rumah pelanggan. Pekerja tersebut diwajibkan untuk menggunakan masker, kacamata proyek, sarung tangan latex, melapisi sepatu dengan pelindung, dan mencuci tangan atau mengenakan hand sanitizer sebelum dan setelah instalasi selesai.

“Terkait instalasi furnitur, perusahaan juga membuat penyesuaian dalam hal perjanjian jual beli mengingat situasi ini masuk ke dalam kategori force majeur. Pelanggan dapat memilih waktu untuk melakukan proses instalasi, apakah tetap sesuai jadwal atau mau menunggu hingga situasi kondusif,” ujar William.

Manajemen juga telah memiliki strategi untuk menunjang kegiatan sales, salah satunya adalah dengan memberikan penawaran spesial berupa discount khusus dan paket custom furniture juga dengan harga special yang dapat dilihat di laman website www.idemu.com dan sosial media resmi IDEMU di instagram @idemu.idn

William menambahkan, furnitur IDEMU diproduksi di Indonesia dengan dukungan teknologi mesin berstandar Eropa. Untuk menjaga kualitas produknya, perusahaan menjalankan proses quality control yang ketat. Material dasar yang digunakan berjenis MFC tipe E1 yang ramah lingkungan.