The Okura Residences & Hotel Okura Akan Beroperasi di 2025
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Kamis, 27 Januari 2022 09:32
- Ditayangkan: Kamis, 27 Januari 2022 09:32
- Ditulis oleh adminrumahku
- Dilihat: 1073
- 27 Jan
Mitsubishi Estate Co, Ltd. (“Mitsubishi Estate”) bersama Duta Putra Land (“DPL”) dan PT. Rizki Bukit Abadi (“RBA”) mengadakan seremonial peletakan batu pertama pada Rabu 26 Januari 2022, yang menandai dimulainya pembangunan The Okura Residences dan The Okura Hotel. Hadir dalam acara tersebut, di antaranya Herman Soedarsono, Chairman Duta Putra Land; Hiroshi Kato, President Director Mitsubishi Estate Indonesia; Rosano Barrack, Chairman PT Rizki Bukit Abadi; Febyan, Presiden Direktur PT Indopora; Ali M. Soedarsono, Managing Director Duta Putra Land dan Director PT Bima Sarana Perkasa; Naoko Morimoto, Project Director The Okura Residences Jakarta; Janti Komadjaja, President Director PT Total Bangun Persada; Akiyama Kohei, Chief Representative Shimizu Corporation Indonesia; dan Yadi R, Senior Manager PD Sarana Jaya.
Bima Sarana Perkasa (“BSP”) selaku perusahaan joint venture pemilik Proyek telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan The Okura hotel management (“Hotel Okura”) untuk manajemen serviced apartment dan hotel untuk proyek ini. “The Okura Residences Jakarta” dan “Hotel Okura Jakarta” yang ditargetkan beroperasi pada tahun 2025 ini akan menjadi project pertama untuk Mitsubishi Estate dalam membangun apartemen residensial dan hotel di Indonesia, dan juga merupakan Hotel Okura pertama di Indonesia.
The Okura Residences Jakarta dan Hotel Okura Jakarta berlokasi di jalan Gatot Subroto yang merupakan jalan protokol di CBD Jakarta, yang memiliki aksesibilitas nyaman serta dekat dengan Kedutaan, perkantoran, pusat pembelanjaan, dan stasiun LRT yang akan beroperasi pada tahun 2022.
Proyek berskala besar dengan luasan 95.000 meter persegi ini diperkirakan menelan total pembiayaan sekitar IDR 2,8 Triliun. Rencananya, keseluruhan proyek ini mencakup 46 lantai, 353 unit apartemen strata title dan 181 kamar hotel. The Okura Residences menawarkan apartemen mulai 1 bedroom dengan luas 75 m2 - 108 m2 yang dipasarkan mulai Rp3,9 miliar, 2 bedroom (146 m2 - 150 m2) mulai Rp7,6 miliar, dan 3 bedroom serta griya tawang (230 m2 - 1.000 m2) dengan harga mulai Rp12,8 miliar.
Adapun, serviced apartment dan hotel dikelola Okura Hotel dengan standar bintang lima yang dilengkapi fasilitas seperti All-day dining, Japanese Restaurant, Club Lounge, Banguet room, Meeting Room, Indoor dan Outdoor swimming pool, Fitness Center, Stone Onsen, dan lain-lain. Sementara itu, Hotel Okura rencananya akan mengusung budaya “Omotenashi” yang melayani dengan berakar semangat dan keramahtamahan Jepang.
Pengembangan The Okura Residences Jakarta dan Hotel Okura Jakarta ini dilaksanakan oleh PT. Bima Sarana Perkasa bekerja sama dengan tim yang handal di bidangnya seperti Arsitektur Mitsubishi Jisho Sekkei dan Airmas Asri, Interior Design HBA Tokyo dan HBA Jakarta, serta pembangunan akan dilaksanakan oleh oleh Joint Venture antara Shimizu Corporation dan Total Bangun Persada.
Beberapa nama besar yang tergabung dalam pengembangan proyek The Okura Residence Jakarta dan Hotel Okura Jakarta ini sudah tidak diragukan lagi pengalaman dan kemampuannya. Mitsubishi Estate merupakan pengembang asal Tokyo Jepang, yang telah berdiri sejak tahun 1890, dengan banyak proyek yang telah dikembangkan, antara lain Marunouchi Building-Tokyo, Gotemba Premium Outlets, Capita Spring-Singapore, Circular Quay Tower-Sydney, dan Trinity Tower-Jakarta. Adapun Duta Putra Land merupakan pengembang dengan proyek properti seperti LaVie All Suites Apartment (melalui Wilsor Group), Talavera Office Park and Talavera Suites, Menara DEA, Arkadia Green Office Park, Grand Duta City, Harvest City, Grand Wisata. Sedangkan PT Rizki Bukit Abadi, diketahui melaksanakan proyek seperti Plaza Indonesia, Keraton, Plataran, Mandapa Ritz Carlton Reserve Ubud. Okura Hotel merupakan operator hotel bintang lima yang mulai beroperasi pada 1962 di Tokyo. Saat ini Okura Hotel telah mengoperasikan 80 hotel di tujuh negara di dunia.




















