Usung Konsep Keberlanjutan, Mall23 Semarang Bakal Jadi Ikon Baru Gaya Hidup di Semarang
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Jumat, 21 Februari 2025 09:45
- Ditayangkan: Kamis, 20 Februari 2025 20:54
- Ditulis oleh adminrumahku
- 20 Feb
Venetie Van Java, yang artinya Venesia dari Jawa, adalah salah satu julukan Kota Semarang. Julukan ini dicetuskan oleh Kolonial Belanda karena dianggap mirip dengan Venesia, kota di Italia yang terkenal dengan kanal-kanal air yang indah dan jadi tujuan wisata dunia.
Sebagai kota dengan topografi daerah pantai dan perbukitan, Semarang memiliki beragam tradisi budaya serta kawasan permukiman bersejarah yang lengkap dan unik, seperti Kauman, Pecinan dan Kota Lama. Semarang memang menawarkan harmoni unik antara modernitas dan tradisi. Hal ini menjadikan Semarang sebagai destinasi yang menarik dijelajahi.

Tak heran, Kota Semarang makin diminati banyak wisatawan. Tidak hanya Lawang Sewu, Kota Lama, atau Sam Poo Kong saja, namun masih banyak obyek wisata lainnya di Semarang yang sayang untuk dilewatkan. Data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang menunjukkan, sebanyak 469.369 wisatawan berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Kota Lumpia. Angka tersebut meningkat 30,9% dibanding periode yang sama tahun lalu. Ya, Semarang terus bebenah mempercantik diri, agar kawasan yang dulu tak dilirik, bisa menjadi ikonik.
Salah satu kawasan baru yang terus berkembang adalah POJ City (Pearl of Java). Terletak di pesisir pantai Marina, sisi utara Kota Semarang, POJ merupakan kawasan terpadu dan premium dengan nilai investasi tinggi yang mengintegrasikan hunian modern, destinasi wisata dan fasilitas gaya hidup.
Paradise Indonesia bekerjasama dengan Bina Nusantara (Binus) mengembangkan properti Mall 23Semarang di kawasan Pearl of Java (POJ) City Semarang. Sebanyak 9 ha lahan akan dikembangkan untuk entertainment dan lifestyle, dari total 20 ha luas lahan yang dimiliki oleh Binus.
Berlokasi strategis di jantung POJ City, Mall 23Semarang akan menjadi magnet utama bagi warga lokal dan wisatawan yang mencari pengalaman berbelanja, kuliner, dan hiburan dalam satu tempat.
Mall ini menerapkan konsep sustainable urban lifestyle, mengintegrasikan elemen inovasi, kenyamanan, dan ramah lingkungan, sekaligus menghadirkan konsep Retail-Oasis, yang menawarkan pengalaman dipadukan dengan budaya masyarakat Semarang.
Desain Arsitektural
Kehadiran Mall 23Semarang diharapkan dapat mengubah wajah Semarang, lewat elemen-elemen yang menciptakan beragam pengalaman baru berbelanja dengan environment berbeda. Memiliki luas bangunan 65,778 m², Mall ini terdiri dari beberapa lantai yang dilengkapi dengan atrium luas dan rooftop publik.
Dirancang oleh Aboday Design, Mall ini menghadirkan elemen arsitektur yang modern namun tetap mempertahankan nuansa tradisional Jawa. Dengan desain berbentuk oval yang unik dan menciptakan identitas visual yang kuat, Mall ini menawarkan pengalaman berbelanja yang inovatif melalui sirkulasi melingkar serta elemen motif Batik Parang Jawa.
Posisi geografis Kota Semarang yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa, berimbas pada suhu rata-rata yang cukup panas. Kondisi ini disiasati dengan menghadirkan sebanyak mungkin ruang terbuka sebagai area lansekap vegetasi, serta kolam ikan untuk menurunkan suhu sekitarnya.
Mall ini memiliki akses utama disisi barat serta akses dari sisi timur dengan Plasa Terbuka menghadap ke kanal menuju ke Laut Jawa. Kedua akses utama itu terhubung melalui fitur utama berupa ruang terbuka hijau di tengah-tengah Mall, yang direncanakan sebagai tempat pengunjung menikmati suasana hutan kota yang rindang. Desain Forest Inner Court menghadirkan vegetasi hijau yang membantu menurunkan suhu di dalam area Mall.
Amphitheatre dihadirkan pula sebagai penghubung ruang terbuka hijau menuju Plasa Terbuka dengan kanal, menghubungkan pengalaman berbelanja dengan elemen air, memberikan atmosfer yang lebih segar yang memanfaatkan angin dari permukaan air.
Konsep Keberlanjutan
Desain arsitektural Mall 23Semarang mengimplementasikan prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) yang berkomitmen dalam pembangunan dan operasionalnya dengan meminimalisir dampak lingkungan dan mendukung masyarakat lokal.
Konsep berkelanjutan pada mall ini dihadirkan lewat penggunaan material ramah lingkungan, RO water management, dan teknologi hemat energi. Penerapan skylight di atrium utama yang memungkinkan pencahayaan alami tanpa meningkatkan panas berlebih, juga penggunaan teknologi pendinginan dan sistem ventilasi modern untuk memastikan kenyamanan termal di dalam bangunan, menjadi wujud penerapan konsep keberlanjutan.
Presiden Direktur & CEO INPP Anthony P Susilo mengungkapkan, desain Mall ini mampu meminimalisir konsumsi energi dan sumber daya alam, serta memberi prioritas pada pemberdayaan masyarakat. Dari sisi arsitektur, Mall anyar ini bakal menyediakan ruang terbuka hijau (RTH) di tengah-tengah kompleks bangunan. "Melalui sirkulasi oval yang dinamis, facade bangunan bermotif batik Parang, kolam ikan dan ruang terbuka hijau, supermarket, serta dua atrium luas untuk acara indoor, Mall ini menghadirkan banyak elemen yang menciptakan beragam pengalaman baru berbelanja dengan environment berbeda," paparnya.
Ratri Saraswati, S.T., M.T., dosen arsitektur UPGRIS Semarang yang juga pemegang sertifikat Green Profesional dari GBCI, mengatakan, “Konsep green building pada bangunan Mall23 Semarang ini sudah terlihat lengkap dan ideal. Apabila semua itu dipenuhi maka konsep sustainable pada site tersebut adalah sebuah keniscayaan.”
“Setiap bangunan baru di Semarang sudah semestinya menggunakan pendekatan zero net emission untuk perbaikan kualitas udara kota, dan zero run off sehingga air hujan tidak membebani saluran kota. Karena, air hujan yang tidak dapat tertampung karena fungsi alamiah tanah sebagai resapan sudah berubah jadi gedung, akan lari memenuhi saluran kota, dan ini menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya banjir,” ucap Ratri yang aktif di Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Tengah, saat ditemui pada Sabtu, 9 Februari 2025.
Lebih lanjut dikatakan oleh Ratri, lewat pendekatan gedung hijau yang diperhitungkan dengan masak dan penanganan tepat pada sumber daya air dan kualitas udara, bangunan ini dapat menjadi pelopor penyelamatan kota Semarang dari banjir dan pengembangan Semarang menjadi kota hijau.
Pemberdayaan Lingkungan
Kondisi lingkungan tanah pesisir yang rawan mengalami kenaikan air saat terjadinya rob, diantisipasi dengan menaikkan elevasi bangunan. Selain itu, drainase adaptif dan water management system juga diterapkan untuk mengelola air hujan dan mencegah genangan.
Proyek ambisius ini direncanakan menjadi destinasi gaya hidup baru di Semarang dan dijadwalkan untuk grand opening pada awal tahun 2026. Hal ini sesuai dengan harapan dari mantan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrab disapa Mbak Ita untuk menjadikan kota Semarang sebagai kota wisata unggulan yang menawarkan pengalaman beragam bagi wisatawan.
Melalui penerapan konsep yang kuat, lokasi strategis, dan komitmen terhadap keberlanjutan, Mall 23Semarang di POJ city akan menjadi destinasi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gaya hidup, tetapi juga meningkatkan daya tarik Kota Semarang di peta nasional dan internasional. Mall 23Semarang juga dapat membuka simpul ekonomi baru di wilayah pinggiran Kota, sekaligus menjadi gerbang utama bagi wisatawan saat masuk Kota Semarang.
Berbagai pengalaman yang ditawarkan tentu akan menjadi pilihan menarik bagi semua segmen masyarakat Semarang, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua. Kehadiran Mall 23Semarang dengan semua fiturnya, diharapkan dapat menjadi destinasi ikonik Kota Semarang dan Jawa Tengah yang menawarkan keseimbangan antara alam dan modernitas.
Hal ini sesuai dengan komitmen Paradise Indonesia yang mengusung tagline iconic lifestyle destinations. Sesuai dengan tagline-nya, properti-properti yang dibangun bukan hanya ikonik dalam bentuk arsitektur atau desain, namun juga dibuat untuk mendukung gaya hidup masyarakat sekitar atau penghuninya. Inilah yang membedakan Paradise Indonesia dengan pengembang lainnya. (susi wijayanti)



















