SHARP AIREST, AC Sekaligus Air Purifier: Sejuk Sekaligus Lebih Bersih
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Rabu, 19 Agustus 2026 15:11
- Ditayangkan: Rabu, 19 Agustus 2026 15:04
- Ditulis oleh adminrumahku
- Cetak
- 19 Agu
Di tengah cuaca perkotaan yang kian terik, pendingin udara (AC) kini telah menjadi kebutuhan pokok di setiap hunian. Hawa panas yang bertahan dari siang hingga malam hari memaksa kita menyalakan AC dalam durasi yang cukup panjang demi menjaga kenyamanan keluarga di rumah.
Namun, udara yang terasa sejuk belum tentu berarti benar-benar bersih.
Coba perhatikan ketika sinar matahari masuk melalui jendela ruang keluarga. Dalam kondisi tertentu, partikel debu halus dapat terlihat melayang di udara. Di balik ruangan yang tampak bersih dan hembusan AC yang menyejukkan, ada partikel-partikel tak kasatmata yang tetap berada di sekitar kita.

Kondisi inilah yang membuat konsep pendingin udara kini berkembang. Bukan hanya menghadirkan udara dingin, tetapi juga membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut polusi udara di dalam ruangan dapat mencapai beberapa kali lebih tinggi dibandingkan udara di luar ruangan. Salah satu perhatian adalah partikel halus seperti PM2.5 yang berukuran sangat kecil dan dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Sharp Electronics Indonesia memperkenalkan Sharp AIREST, pendingin udara split yang menggabungkan fungsi AC dan air purifier dalam satu perangkat.
Bukan Sekadar Mendinginkan Ruangan
Sharp AIREST membawa pendekatan berbeda melalui desain internalnya. Pada AC konvensional, debu dan kelembapan dapat masuk ke area evaporator serta komponen internal lainnya. Dalam kondisi tertentu, penumpukan tersebut dapat menjadi lingkungan yang mendukung pertumbuhan jamur dan bakteri.
Sharp AIREST dirancang untuk mengurangi persoalan tersebut melalui penempatan evaporator di bagian luar. Dengan desain ini, area internal perangkat dijaga tetap kering dan berada pada suhu normal sehingga risiko penumpukan kelembapan dapat ditekan.
Perawatan perangkat juga dibuat lebih praktis melalui fitur Auto Aftercare. Ketika AC dimatikan, sistem akan mengeringkan bagian dalam unit secara otomatis sekaligus memanfaatkan Ion Plasmacluster untuk membantu menjaga kebersihan komponen internal.
Sementara itu, filter pada bagian atas perangkat dapat dibersihkan secara berkala menggunakan vacuum cleaner. Sharp merekomendasikan pembersihan tersebut sekitar enam bulan sekali sehingga pengguna tidak harus terlalu sering melakukan pembongkaran perangkat untuk perawatan rutin.

Menjaga Udara Tetap Bersih
Daya tarik lain Sharp AIREST terletak pada sistem filtrasi yang dibawanya. Perangkat ini menggunakan filter MERV 14 yang dikombinasikan dengan Activated Carbon Filter untuk membantu menyaring partikel debu berukuran mikro, serbuk sari, sekaligus membantu mengurangi bau tidak sedap.
Sharp mengklaim sistem filtrasi tersebut mampu menyaring hingga 99 persen partikel tertentu dalam kondisi pengujian yang ditetapkan. Kemampuan filtrasi juga diperlihatkan melalui pengujian terhadap asap pekat dari pembakaran flare, yang menurut Sharp dapat dibersihkan dalam waktu sekitar tujuh menit.
Kemampuan penyaringan tersebut kemudian dilengkapi teknologi Plasmacluster Ion. Teknologi ini melepaskan ion positif dan negatif ke udara untuk membantu menonaktifkan virus dan bakteri yang melayang di dalam ruangan.
Dengan kombinasi tersebut, AIREST mencoba menghadirkan pengalaman yang berbeda: udara tidak hanya terasa dingin, tetapi juga mendapat perhatian dari sisi kualitasnya.
Sejuk Merata Tanpa Terpaan Angin Berlebihan
Menariknya, desain dengan filter yang lebih tebal pada bagian atas tidak membuat Sharp mengabaikan performa pendinginan. Perangkat ini menggunakan Centrifugal Fan berdaya tinggi untuk membantu mengalirkan udara sejuk hingga jangkauan sekitar 15 meter.

Untuk menyesuaikan kenyamanan penghuni, tersedia dua pilihan pola hembusan udara.
Coanda Airflow mengarahkan udara dingin ke bagian atas ruangan terlebih dahulu. Hembusan kemudian menyebar sehingga pendinginan berlangsung lebih lembut dan merata tanpa langsung menerpa tubuh.
Sementara Spot Mode memungkinkan pengguna mengarahkan fokus pendinginan ke area tertentu sesuai kebutuhan. Pengaturan ini dapat dilakukan melalui remote maupun aplikasi smartphone.
Ketika AC Mulai Mengenali Kebiasaan Pengguna
Sharp juga membekali AIREST dengan fitur berbasis Artificial Intelligence of Things (AIoT). Salah satunya adalah Smart Air Quality Indicator, berupa indikator LED yang memberikan gambaran mengenai kondisi kualitas udara secara real-time. Sistem ini juga dapat memberikan pemberitahuan ketika filter perlu diganti.
Ada pula fitur Location-Based Automation yang memanfaatkan informasi lokasi pengguna. Dengan fitur ini, AC dapat diatur untuk menyala ketika pengguna berada dalam radius sekitar 10 kilometer dari rumah dan mati ketika pengguna telah meninggalkan rumah sejauh sekitar satu kilometer.
Dari sisi konsumsi energi, Sharp AIREST 1,5 PK mengusung teknologi Inverter dan rating efisiensi energi lima bintang. Pada mode ECO, konsumsi daya diklaim dapat ditekan hingga sekitar 200 watt, atau menghemat konsumsi listrik lebih dari 60 persen dibandingkan penggunaan pada kondisi tertentu.

Menjadi Bagian dari Interior Rumah
Mengusung tema “The Art of Pure Comfort”, Sharp AIREST tidak hanya diposisikan sebagai perangkat untuk menciptakan udara sejuk. Desainnya juga diarahkan untuk menjadi bagian dari interior rumah, khususnya ruang keluarga.
Untuk memberikan ketenangan lebih bagi pengguna, kompresor produk ini juga mendapatkan garansi resmi hingga 10 tahun.
Pada periode peluncuran perdananya di Indonesia, Sharp menggandeng dealer eksklusif Blibli untuk menghadirkan program promosi dengan nilai bonus hingga Rp3,3 juta. Program tersebut mencakup fasilitas trade-in, cashback, hingga gratis biaya instalasi di rumah.
Pada akhirnya, kehadiran Sharp AIREST memperlihatkan bagaimana perangkat AC mulai bergerak melampaui fungsi dasarnya. Ketika kebutuhan akan kenyamanan di rumah semakin beriringan dengan perhatian terhadap kualitas udara, perangkat pendingin pun dituntut untuk mampu menghadirkan keduanya dalam satu pengalaman: sejuk sekaligus lebih bersih.