RUSUNAMI, APARTEMEN BERSUBSIDI
- Kategori Induk: ARSITEKTUR & DESIGN
- Diperbarui: Senin, 26 Oktober 2015 08:53
- Ditayangkan: Rabu, 25 Maret 2009 18:40
- Ditulis oleh admin1
- Dilihat: 10187
- 25 Mar
Saat ini tinggal di apartemen bukan lagi terbatas bagi kelas menengah atas. Harganya makin terjangkau berkat subsidi dari pemerintah.Fenomena tinggal di pinggiran kota, berangkat pagi dan pulang malam, menjadi pemandangan sehari-hari di kota besar, khususnya Jakarta. Bagaimana tidak, bagi mereka kalangan menengah, tinggal di tengah kota rasanya tak mungkin mengingat harga tanah yang demikian tinggi. Karenanya, pilihan mereka pun jatuh pada rumah-rumah di pinggiran kota. 

Namun saat ini sudah tersedia apartemen bersubsidi. Bersubsidi di sini artinya pajaknya ditanggung oleh pemerintah. Apartemen jenis inipun laris bak kacang goreng sejak pertama diluncurkan beberapa bulan lalu. Minat masyarakat yang cukup tinggi, salah satunya dikarenakan faktor harga jualnya senilai Rp.144 juta per unitnya. Jika diperhatikan, harga ini setara dengan perumahan kelas menengah di pinggiran kota.
Apartemen bersubsidi, atau lebih dikenal dengan istilah Rusunami, sebenarnya merupakan bangunan semi apartemen. Bila digambarkan, kelasnya di atas rumah susun tapi di bawah apartemen. Bedanya dengan apartemen biasa, rusunami tidak dilengkapi AC dan fasilitas-fasilitas seperti sport centre, mini market, business centre ataupun kolam renang.
Selain itu beberapa hal membuat harga rusunumi miring adalah jenis material yang digunakan. Menggunakan material standar, dengan desain interior yang standar pula. Unit yang tersedia bersifat unfinished dan unfurnished. Pengertian unfinished masing-masing pengembang berbeda-beda. Ada pengembang yang hanya menyediakan ruang kosong, dengan plafon yang belum ada, keramik belum terpasang, dan dinding belum di cat. Namun ada juga yang sudah dilengkapi penutup lantai, dinding dan plafon, hanya saja tanpa perabot atau unfurnished. Semuanya kembali pada konsep desain optional.
Sebagai fasilitas tambahan rusunami, tersedia juga jalur parkir dan hijau sebagai sarana sosialisasi penghuni. Beberapa lokasi malah menyediakan kolam renang dan sarana air bersih sendiri. Tentunya semua kembali pada harga yang ditawarkan.
Kelebihannya dibandingkan rusun biasa, rusunami jelas dilengkapi dengan lift, karena tingginya mencapai 20-an lantai. Unit rusunami terdiri dari beberapa tipe; mulai tipe studio (21 m2) sampai yang paling besar biasanya terdiri dari 2 kamar seluas 35m2. Seperti halnya bangunan bertingkat tinggi (high rise building), rusunami juga dilengkapi dengan standar utilitas yang mendukung. Dilihat dari sudut pandang tampilan bangunan, pun tak ubahnya apartemen biasa. Kemasan arsitektural secara modern, dengan warna-warna cerah yang membangkitkan semangat.
Sudah saatnya Indonesia memiliki hunian layak di tengah kota seperti ini. Tinggal di apartmen menjadi pilihan hidup yang sangat praktis. Solusi bagi para pekerja kelas menengah dengan gaya hidup berangkat pagi pulang malam, sekaligus mengurangi kepadatan di jalan.



















